Berdiri Tegak Dan Kokoh " Jembatan Terbuat Bahan Kayu Kelas Satu Kini Terus Dikebut Pengerjaan

    Berdiri Tegak Dan Kokoh " Jembatan Terbuat Bahan Kayu Kelas Satu Kini Terus Dikebut Pengerjaan
    Jembatan Terbuat Bahan Kayu Kelas Satu Kini Terus Dikebut Pengerjaan

    MARTAPURA - Hingga memasuki minggu Ke - 4 pengerjaan Jembatan melalui program TMMD Ke-113 Kodim 1006/Banjar terus lakukan prajurit bersama warga. Jumat ( 3/6/2022)

    Semangat Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-113 Kodim 1006/Bjr  tak terbendung ditengah panasnya terik matahari.

    Dan SSK TMMD Ke-113 Letda Inf Marsudi saat dilokasi pengerjaan mengatakan, salah satunya saat material kayu ulin sebagai bahan utama pembuatan jembatan terlihat tegak pondasi tiang berdiri kokoh 

    “Lokasi pembangunan jembatannya disekitaran perbaikan mutu jalan sepanjang 4.000 meter di DesaBanua Riam dan Artain Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar. " Terang Letda Inf Marsudi.

    “Kami berusaha semaksimal mungkin dalam pembuatan jembatan kayu ulin ini, agar nanti masyarakat dapat merasakan hasilnya, ”

    Bukan jembatan saja, lanjut Marsudi tetapi sejumlah sasaran program TMMD yang dilaksanakan Kodim 1006/Banjar kini hampir rampung pengerjaanya.

    Kami mohon doa untuk warga di desa ini semoga pengerjaannya berjalan lancar dan selesai tepat waktunya " Harap Marsudi"(pen1006).

    Banjar
    Maskuri

    Maskuri

    Artikel Sebelumnya

    RTLH Program TMMD Ke- 113 Kodim 1006/Banjar...

    Artikel Berikutnya

    Fokus Sasaran Fisik " Sarana Olahraga juga...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Tingkatkan Kemampuan dan Kesiapsiagaan Operasi, Lanud Sultan Hasanuddin Gelar Latihan Terbang Malam Libatkan Jet Tempur Sukhoi SU-30 MK2, Pesawat Boeing 737-200 dan Hercules C-130H
    Satgas Yonif 715/Mtl Borong Hasil Tani Mama Papua
    Implementasikan 8 Wajib TNI, Babinsa Bersama Warga Fawi Laksanakan Karya Bakti
    100 Hari Pemerintahan Prabowo-Gibran, Imparsial: Menguatnya Militerisme dan Kembalinya Dwifungsi TNI
    Polri Dirikan Dapur Lapangan dan Gelar Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Kebon Kosong

    Ikuti Kami